SUNNAH MEMBAWA JENAZAH ADALAH DENGAN MEMIKULNYA

๐Ÿ“๐Ÿ’ก๐Ÿ“š
SUNNAH MEMBAWA JENAZAH ADALAH DENGAN MEMIKULNYA
========

๐Ÿ’ŽSyaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

ู„ุง ูŠู†ุจุบูŠ ุญู…ู„ โ€Žุงู„ุฌู†ุงุฒุฉ ุจุงู„ุณูŠุงุฑุฉ ุฅู„ุง ู„ุนุฐุฑุŒ ูƒุจุนุฏ ุงู„ู…ู‚ุจุฑุฉ ุฃูˆ ูˆุฌูˆุฏ ุฑูŠุงุญ ุฃูˆ ุฃู…ุทุงุฑ ุฃูˆ ุฎูˆูุŒ ู„ุฃู† ุงู„ุญู…ู„ ุนู„ู‰ ุงู„ุฃุนู†ุงู‚ ู‡ูˆ ุงู„ุฐูŠ ุฌุงุกุช ุจู‡ ุงู„ุณู†ุฉุŒ ูˆู„ุฃู†ู‡ ุฃุฏุนู‰ ู„ู„ุงุชุนุงุธ ูˆุงู„ุฎุดูˆุน.

“Tidak sepantasnya membawa jenazah dengan mobil kecuali karena udzur, misalnya pekuburan jauh, atau karena ada angin kencang, hujan, atau takut (situasi tidak aman), karena memikul di atas pundak yang sesuai dengan Sunnah, juga karena lebih besar pengaruhnya untuk menjadi nasehat dan menimbulkan rasa khusyuk.”

๐Ÿ“š Asy-Syarhul Mumti’, jilid 5 hlm. 358

ยปKunjungi || https://www.fawaidsolo.com/
ยปChannel Telegram || https://t.me/fawaidsolo

โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†

%d blogger menyukai ini: