🌎 https://www.fawaidsolo.com
β•šβ•β•β•β•β•β•β•πŸ”ŽπŸ“š
πŸŒ³πŸŒΏπŸ“š
πŸ”₯πŸ‘ŠπŸŽ„ Natal❌
πŸ”₯πŸ‘ŠπŸŽ† Tahun Baru ❌
dll

——————————-
(… lanjutan…)

3⃣ 🎁❌ Tidak Tukar Menukar Hadiah Pada Hari Raya Mereka
Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan: β€œTelah sampai kepada kami (berita) tentang sebagian orang yang tidak mengerti dan lemah agamanya, bahwa mereka saling menukar hadiah pada hari raya Nashrani. Ini adalah haram dan tidak boleh dilakukan. Sebab, dalam (perbuatan) tersebut mengandung unsur keridhaan kepada kekufuran dan agama mereka. Kita mengadukan (hal ini) kepada Allah.” (At-Ta’liq β€˜Ala Iqtidha’ Shiratil Mustaqim hal. 277)

4⃣ 🍫🍞🚫 Tidak Menjual Sesuatu Untuk Keperluan Hari Raya Mereka

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menegaskan bahwa seorang muslim yang menjual barang dagangannya untuk membantu kebutuhan hari raya orang-orang kafir baik berupa makanan, pakaian atau selainnya maka ini merupakan bentuk pertolongan untuk mensukseskan acara tersebut. (Perbuatan) ini dilarang atas dasar suatu kaidah yaitu: Tidak boleh menjual air anggur atau air buah kepada orang-orang kafir untuk dijadikan minuman keras (khamr). Demikian halnya, tidak boleh menjual senjata kepada mereka untuk memerangi seorang muslim. (Iqtidha’ Shiratil Mustaqim hal.325)

5⃣ Tidak Melakukan Aktivitas-Aktivitas Tertentu Yang Menyerupai Orang-Orang Kafir Pada Hari Raya Mereka

Dalam fatwanya, Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin mengatakan: β€œDan demikian pula diharamkan bagi kaum muslimin untuk meniru orang-orang kafir pada hari raya tersebut dengan mengadakan perayaan-perayaan khusus, tukar menukar hadiah, pembagian permen (secara gratis), membuat makanan khusus, libur kerja dan semacamnya. Hal ini berdasarkan ucapan Nabi :

β€œBarangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut.” (H.R Abu Daud dengan sanad hasan). (Majmu’uts Tsamin juz 3)

sumber :
πŸ“₯ manhajul-anbiya.net

πŸ“€@ManhajulAnbiya
————πŸ’Ž————
πŸ”‘ Arsip Fawaid Ilmiyah:
https://telegram.me/fawaidsolo