SIBUK DENGAN ILMU MENJAUHKAN DIRI DARI MAJELIS GHIBAH

๐ŸŒŽ https://www.fawaidsolo.com โ•šโ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•๐Ÿ”Ž๐Ÿ“š โœ…๐Ÿ“‡๐Ÿ“š [ู‚ุงู„ ุดู‚ูŠู‚ ุงู„ุจู„ุฎูŠ: ู‚ูŠู„ ู„ุงุจู† ุงู„ู…ุจุงุฑูƒ: ุฅุฐุง ุฃู†ุช ุตู„ูŠุช ู„ูู…ูŽ ู„ุง ุชุฌู„ุณ ู…ุนู†ุงุŸ ู‚ุงู„: ุฃุฌู„ุณ ู…ุน ุงู„ุตุญุงุจุฉ ูˆุงู„ุชุงุจุนูŠู† ุฃู†ุธุฑ ุฅู„ู‰ ูƒุชุจู‡ู… ูˆุขุซุงุฑู‡ู… ุŒูู…ุง ุฃุตู†ุน ู…ุนูƒู…ุŸ ุ› ุฃู†ุชู… ุชุบุชุงุจูˆู† ุงู„ู†ุงุณ . (ุณูŠุฑ ุงุนู„ุงู… ุงู„ู†ุจู„ุงุก 8/353)] ๐ŸŒฑ Berkata Syaqiq al Bulkhi: Dikatakan kepada Ibnul Mubarok: “Kenapa jika engkau selesai sholat engkau tidak bermajelis …

SIBUK DENGAN ILMU MENJAUHKAN DIRI DARI MAJELIS GHIBAH Selengkapnya »

ANJURAN BANYAK BERDO’A DI MASA FITNAH DAN DI SAAT MEREBAKNYA PERSELISIHAN

๐ŸŒŽ https://www.fawaidsolo.com โ•šโ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•๐Ÿ”Ž๐Ÿ“š โ˜”๏ธ๐Ÿ”ฅโ˜‚๏ธ๐Ÿ’ฅ. Sesungguhnya diantara rambu-rambu terbesar (yang harus diperhatikan) di masa fitnah; hendaknya pertamakali yang dilakukan oleh seorang hamba adalah : โ–ช๏ธ… BERDO’A kepada Robb-Nya dan selalu menghiba kepada-Nya, โ–ช๏ธ… memohon petunjuk dalam menghadapi situasi yang membingungkannya, โ–ช๏ธ… dan menempuh jalan orang-orang yang dibimbing oleh kebenaran. โ†˜๏ธ. Adalah Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam- dalam …

ANJURAN BANYAK BERDO’A DI MASA FITNAH DAN DI SAAT MEREBAKNYA PERSELISIHAN Selengkapnya »

TERSENYUM DAN WAJAH CERIA KETIKA BERJUMPA ORANG LAIN TERMASUK AKHLAQ KENABIAN

๐ŸŒธ๐ŸŒท๐ŸŒผ๐ŸŒน โœ๐Ÿผ Al-Imam Ibnu Baththal rahimahullah berkata: ุฅู† ู„ู‚ุงุก ุงู„ู†ุงุณ ุจุงู„ุชุจุณู…ุŒ ูˆุทู„ุงู‚ุฉ ุงู„ูˆุฌู‡ุŒ ู…ู† ุฃุฎู„ุงู‚ ุงู„ู†ุจูˆุฉุŒ ูˆู‡ูˆ ู…ู†ุงู ู„ู„ุชูƒุจุฑุŒ ูˆุฌุงู„ุจ ู„ู„ู…ูˆุฏุฉ. “Sesungguhnya menjumpai orang lain dengan senyuman dan wajah yang ceria termasuk akhlaq kenabian, dan hal itu juga melenyapkan kesombongan serta menimbulkan rasa cinta.” ๐Ÿ“š Syarh Shahih al-Bukhary, jilid 5 hlm. 193 ๐ŸŒ Sumber || …

TERSENYUM DAN WAJAH CERIA KETIKA BERJUMPA ORANG LAIN TERMASUK AKHLAQ KENABIAN Selengkapnya »

DIANTARA TANDA KEJUJURAN DALAM PERSAHABATAN

๐Ÿ’๐ŸŒท๐ŸŒนโœ… โœ๐Ÿป Al-Imam Muhammad bin Idris asy-Syafi’iy rahimahullah berkata: ู…ู† ุตูŽุฏูŽู‚ูŽ ูููŠ ุฃุฎูˆุฉ ุฃุฎูŠู‡ ู‚ูŽุจู„ ุนูู„ูŽู„ูŽู‡ูุŒ โ€ูˆูŽุณูŽุฏูŽู‘ ุฎูŽู„ูŽู„ูŽู‡ูุŒ โ€ูˆูŽุบูุฑ ุฒูŽู„ู„ูŽู€ู‡. “Siapa yang jujur dalam menjalin ukhuwwah dengan saudaranya, maka dia akan menerima kekurangannya, menutupi kelemahannya, dan memaafkan kesalahannya.” ๐Ÿ“š Tahdzibul Asma’ wal Lughat, jilid 1 hlm. 55 ๐ŸŒ Sumber || https://t.me/aalmakki

JANGAN MENGULANGI KESALAHAN YANG SAMA TERHADAP SAUDARAMU

๐Ÿ’ฅโ›”๏ธโŒ๐Ÿ”ฅ โœ๐Ÿป Yazid bin Habib rahimahullah berkata: ู„ูŽุง ุฃูŽุฏูŽุนู ุฃูŽุฎู‹ุง ู„ููŠ ูŠูŽุบุถูŽุจู ุนูŽู„ูŽูŠูŽู‘ ู…ูŽุฑูŽู‘ุชูŽูŠู†ูุŒ ุจูŽู„ ุฃูŽู†ุธูุฑู ู…ูŽุง ูŠูŽูƒุฑูŽู‡ู ููŽุฃูŽุฏูŽุนูู‡ู. “Aku tidak akan membiarkan saudaraku marah dua kali kepadaku, bahkan aku akan memperhatikan hal-hal yang tidak dia sukai lalu aku tinggalkan hal-hal itu.” ๐Ÿ“š Tadzkiratul Huffazh, jilid 1 hlm. 87 ๐ŸŒ Sumber || https://t.me/aalmakki