LARANGAN TURUT SERTA BERSAMA ORANG-ORANG KAFIR DALAM HARI RAYA MEREKA 2

————————-
πŸ‘‰πŸŽ„πŸŽ†πŸŽŠ βŒβ›”
Jangan ikut acara Natal dan Tahun Baru !!!
—————————

β˜€ Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

“TIDAK BOLEH bagi muslimin untuk menghadiri perayaan-perayaan kaum musyrikin, berdasarkan kesepakatan para ‘ulama yang mereka itu benar-benar ahli ilmu. Hal ini telah dinyatakan secara tegas oleh para fuqaha dari kalangan para pengikut madzhab yang empat dalam kitab-kitab mereka. …

Al-Baihaqi meriwayatkan dengan sanad yang shahih dari ‘Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu bahwa beliau berkata,
“Janganlah kalian masuk kepada kaum musyrikin di tempat-tempat ibadah mereka pada hari ‘id (perayaan) mereka, karena kemurkaan (Allah) saat itu sedang turun kepada mereka.”

‘Umar juga berkata, “Jauhilah para musuh Allah ketika perayaan perayaan mereka.”

Al-Baihaqi juga meriwayatkan dengan sanad jayiid, dari ‘Abdullah bin ‘Amr bahwa beliau berkata, “Barangsiapa yang melewati negeri orang-orang ajam, kemudian ikut nairuz (perayaan tahun baru Persia) dan pesta besar, serta menyerupai mereka (orang-orang kafir) hingga ia mati dalam kondisi seperti itu, maka pada Hari Kiamat dia AKAN DIKUMPULKAN bersama mereka.”

πŸ“—Sumber: Ahkam ahli adz-Dzimmah I/723~724

πŸ“€@ManhajulAnbiya
————πŸ’Ž————
πŸ”‘ Arsip Fawaid Ilmiyah:
https://telegram.me/fawaidsolo