JANGAN MENUNTUT KESEMPURNAAN PADA ISTRIMU

🌐 Klik ➡ UPDATE PEDULI BENCANA

بسم الله الرحمن الرحيم

⛱🏠🌷💐🌷🏝
JANGAN MENUNTUT KESEMPURNAAN PADA ISTRIMU

💺 Assyaikh Al-Allamah Abdul Aziz Ibnu Baz rahimahullah

✊🏻 Wajib bagi seorang suami untuk berlapang dada dan berupaya dalam memaafkan sebagian ketergelinciran yang ringan (dari istrinya) disertai dengan mengarahkan istrinya, berbuat baik kepadanya disertai dengan kesabaran, berwasiatlah kebaikan kepada para wanita, sebaik-baik perhiasan (dari para wanita) adalah istri yang shalihah.

❎ Kebanyakan dari para suami menginginkan kesempurnaan dari istrinya, tidak memaafkan dari kesalahan yang sedikit, ini adalah kesalahan,(bahkan) hal ini menyebabkan perceraian dan perpisahan.

💪 Namun harus bersabar, memaafkan sebagian dari ketergelinciran, harus berucap dengan ucapan yang baik dan wasiat yang baik, demikian pula seorang istri terhadap suaminya,

✍ Berwasiatlah kebaikan kepada para wanita, karena sesungguhnya mereka tercipta dari tulang rusuk yang bengkok, tulang rusuk diketahui bahwa padanya terdapat kebengkokan , apabila ingin kamu meluruskan-nya niscaya akan patah, demikian pula seorang wanita, apabila ingin kamu (paksakan untuk ) meluruskannya niscaya kamu akan menceraikannya, (oleh karena itu) diharuskan untuk bersabar.

📖 Allah subhanahu wata’ala berfirman :

وعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ

Artinya :
Dan pergaulilah mereka (para istri) dengan cara yang baik
[ An-Nisa : 19 ]

📖 Allah subhanahu wata’ala berfirman :

وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ

Artinya :
“Dan para istri memiliki hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf.”
(Al-Baqarah: 228)

🌷 Termasuk dari kemuliaan akhlak dan sebaik-baik sifat adalah kamu berakhlak mulia, banyak memaafkan dalam perkara yang berkaitan dengan istrimu bersamamu dalam (penunaian-nya terhadap) hakmu,

🌱 Berlapang dadalah dalam sebagian perkara disertai dengan memperhatikan agama, dan memberikan wasiat kepadanya tentang apa-apa yang bisa menjaga agamanya,

🔍 Adapun apabila dia memiliki kekurangan dalam menunaikan hak nya (suami) dalam sebagian urusan, maka disyari’atkan padanya (suami) untuk bersikap lapang dada.

Dikutip dari : 💻
https://binbaz.org.sa/audios/2903/23-%D9%85%D9%86-%D8%AD%D8%AF%D9%8A%D8%AB-%D9%85%D9%86-%D9%83%D8%A7%D9%86-%D9%8A%D9%88%D9%85%D9%86-%D8%A8%D8%A7%D9%84%D9%84%D9%87-%D9%88%D8%A7%D9%84%D9%8A%D9%88%D9%85-%D8%A7%D9%84%D8%A7%D8%AE%D8%B1-%D9%81%D8%A7%D8%B0%D8%A7-%D8%B4%D9%87%D8%AF-%D8%A7%D9%85%D8%B1%D8%A7-%D9%81%D9%84%D9%8A%D8%AA%D9%83%D9%84%D9%85-%D8%A8%D8%AE%D9%8A%D8%B1-%D8%A7%D9%88-%D9%84%D9%8A%D8%B3%D9%83%D8%AA

Alih bahasa: 📲
Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu ‘Umar غفرالرحمن له.

Channel telegram ; 🏠
https://t.me/alfudhail
◎◎◎◎◎◎◎◎◎
🌎 Publikasi ▶ FAWAID SOLO

●●●●●●●●●