JANGAN HANCURKAN DAKWAH DENGAN SIKAPMU YANG NGAWUR DAN TIDAK DEWASA

๐ŸŒŽ https://www.fawaidsolo.com
โ•šโ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•๐Ÿ”Ž๐Ÿ“š
๐Ÿ’ฅโ›”๏ธโŒ๐Ÿ”ฅ
โœ๐Ÿป Asy-Syaikh Abdurrahman as-Sa’dy rahimahullah berkata:

ูู‡ู„ ูŠู„ูŠู‚ ุจู…ุคู…ู† ุจุงู„ู„ู‡ ูˆุฑุณูˆู„ู‡ ูˆูŠุฏุนูŠ ุงุชุจุงุนู‡ ูˆุงู„ุงู‚ุชุฏุงุก ุจู‡ุŒ ุฃู† ูŠูƒูˆู† ูƒู„ุงู‹ ุนู„ู‰ ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู†ุŒ ุดุฑุณ ุงู„ุฃุฎู„ุงู‚ุŒ ุดุฏูŠุฏ ุงู„ุดูƒูŠู…ุฉ ุนู„ูŠู‡ู…ุŒ ุบู„ูŠุธ ุงู„ู‚ู„ุจุŒ ูุธ ุงู„ู‚ูˆู„ุŒ ูุธูŠุนู‡ุŒ ูˆุฅ ู† ุฑุฃู‰ ู…ู†ู‡ู… ู…ุนุตูŠุฉ ุฃูˆ ุณูˆุก ุฃุฏุจุŒ ู‡ุฌุฑู‡ู…ุŒ ูˆู…ู‚ุชู‡ู…ุŒ ูˆุฃุจุบุถู‡ู…ุŒ ู„ุง ู„ูŠู† ุนู†ุฏู‡ุŒ ูˆู„ุง ุฃุฏุจ ู„ุฏูŠู‡ุŒ ูˆู„ุง ุชูˆููŠู‚ุŒ ู‚ุฏ ุญุตู„ ู…ู† ู‡ุฐู‡ ุงู„ู…ุนุงู…ู„ุฉ ู…ู† ุงู„ู…ูุงุณุฏ ูˆุชุนุทูŠู„ ุงู„ู…ุตุงู„ุญ ู…ุง ุญุตู„ุŒ ูˆู…ุน ุฐู„ูƒ ุชุฌุฏู‡ ู…ุญุชู‚ุฑุงู‹ ู„ู…ู† ุงุชุตู ุจุตูุงุช ุงู„ุฑุณูˆู„ ุงู„ูƒุฑูŠู…ุŒ ูˆู‚ุฏ ุฑู…ุงู‡ ุจุงู„ู†ูุงู‚ ูˆุงู„ู…ุฏุงู‡ู†ุฉุŒ ูˆู‚ุฏ ูƒู…ู‘ูŽู„ ู†ูุณู‡ ูˆุฑูุนู‡ุงุŒ ูˆุฃุนุฌุจ ุจุนู…ู„ู‡ุŒ ูู‡ู„ ู‡ุฐุง ุฅูู„ูŽู‘ุง ู…ู† ุฌู‡ู„ู‡ุŒ ูˆุชุฒูŠูŠู† ุงู„ุดูŠุทุงู† ูˆุฎุฏุนู‡ ู„ู‡.

“Orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan dirinya mengaku mengikuti dan meneladani beliau, apakah pantas baginya untuk menjadi ganjalan bagi kaum muslimin, buruk akhlaknya, keras sifatnya, kasar hatinya, pedas dan kotor ucapannya, jika dia melihat muncul kemaksiatan atau kurang adab dari mereka, dia langsung meninggalkan mereka, benci, dan marah kepada mereka, dia tidak memiliki kelembutan, adab, dan sikap yang tepat!!

Muamalah semacam ini telah mengakibatkan berbagai kerusakan dan melenyapkan maslahat, anehnya walaupun demikian keadaannya, engkau jumpai dirinya justru merendahkan orang yang meneladani sifat-sifat Rasul yang mulia, bahkan hingga dia menuduhnya telah berbuat kemunafikan dan bersikap basa-basi, jadi dia menganggap dirinya sempurna dan mulia, serta ujub dengan amalnya.

Maka bukankah semua ini tidak muncul kecuali karena kebodohannya, syaithan telah menghias-hiasi perbuatan buruknya, dan telah berhasil menipunya?!”

๐Ÿ“š Taisir Karimir Rahman, hlm. 599

โœ๐Ÿป Asy-Syaikh Abu Abdirrahman Yusuf bin Faris al-Makky hafizhahullah berkata:

ู…ุง ุฃุญูˆุฌ ุจุนุถ ุงู„ู…ุชุทูู„ูŠู† ุนู„ู‰ ุงู„ุนู„ู… ูˆุฃู‡ู„ู‡ ู…ู† ุฃู‡ู„ ุงู„ุฌู‡ู„ ูˆุงู„ูุชู† ูˆุงู„ุชุดุบูŠุจ ู…ู…ู† ู„ุง ู‡ู… ู„ู‡ ุฅูู„ูŽู‘ุง ุงู„ุฅุตุทูŠุงุฏ ููŠ ุงู„ู…ุงุก ุงู„ุขุณู†ุŒ ู„ู…ุซู„ ู‡ุฐู‡ ุงู„ู…ูˆุนุธุฉ ูˆุงู„ู„ู‡ ุงู„ู…ุณุชุนุงู†.

“Sebagian orang-orang yang memiliki sifat kekanak-kanakan dari kalangan orang-orang bodoh, suka menebar fitnah, dan suka membuat keributan yang tidak memiliki perhatian selain memancing di air keruh, alangkah butuhnya mereka terhadap nasehat semacam ini dalam menyikapi ilmu dan para pemiliknya, hanya kepada Allah saja kita memohon pertolongan.”

๐Ÿ“† Waktu zhuhur, Jum’at, 13 al-Muharram 1438 H

๐ŸŒ Sumber || https://telegram.me/aalmakki

๐Ÿ“ค@ForumSalafy
โ•šโ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•
๐Ÿ“ก Publikasi Salafy Solo:
๐Ÿ“ฎ Telegram || https://t.me/salafysolo
โ•šโ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•๐Ÿ”Ž๐Ÿ“š