DI MASA FITNAH – HATI-HATI, JANGAN SAMPAI UCAPAN & TINDAKAN KITA MENJADI SEBAB RUSAKNYA DAKWAH & UKHUWAH

🌎 https://www.fawaidsolo.com
╚═══════🔎📚

DI MASA FITNAH – HATI-HATI, JANGAN SAMPAI UCAPAN & TINDAKAN KITA MENJADI SEBAB RUSAKNYA DAKWAH & UKHUWAH

{ Himbauan agar Selalu Bersikap Tenang & Tidak Tergesa-gesa }

📂[ Bagian 2 ]

❱ Disampaikan oleh Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf hafizhahullah

■ Saya pernah sampaikan pada Maghrib kemarin, bagaimana pujian Nabi -ﷺ- kepada shahabat Asyaj Abdul Qois -radhiyallahu ‘anhu-

إن فيك خصلتين يحبهما الله: الحلمو والأناة.

“Sesungguhnya pada dirimu terdapat dua perangai yang dicintai oleh Allah yaitu
▸ al-Hilmu (ketenangan)
▸ dan al-Anah (tidak tergesa-gesa).”

Kata Qadhi Iyadh rahimahullah: “Pernyataan Nabi -ﷺ- ini menunjukkan shahabat yang mulia yang dimaksud itu adalah shahabat yang -shihhatul ‘aql- akalnya lurus dan memiliki pertimbangan yang kuat.”

✔️ Sebelum mengucapkan sesuatu ditimbang.
✔️ Sebelum melakukan sesuatu dipertimbangkan

※ Apakah yang akan diucapkan dan diperbuat ini:
▸ menguntungkan dakwah,
▸ menguntungkan Islam,
▸ menguntungkan kaum Muslimin,
▸ menguntungkan Salafiyyin (Manhaj Salaf) ???

※ Ataukah justeru ucapan, kalimat-kalimat yang akan disampaikan ini:
▸ merugikan dakwah,
▸ merugikan Islam,
▸ merugikan kaum Muslimin,
▸ merugikan Salafiyyin ???

Berfikir jernih, gunakan akal..!! Wajar jika kemudian para ulama mengatakan bahwa diantara akhlak Islam yang paling agung adalah dua ini, al-Hilmu (ketenangan) dan al-Anah (tidak tergesa-gesa).”

“Ketenangan itu datang dari sisi Allah, sedangkan tergesa-gesa datang dari setan.” Sabar, tenang, selalu berfikir positif. Berfikir sebelum melakukan sesuatu. “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya dia ucapkan kata-kata yang baik, kalau tidak bisa, diam.” .. “Diantara bentuk kebaikkan Islam seseorang adalah meninggalkan apa yang tidak bermanfaat baginya.”

Tahan pembicaraan, jaga lisan jangan sampai menyesali dikemudian hari. Dan memang penyesalan itu selalu terjadi belakangan. Sudah mengucapkan kata-kata, menyampaikan kalimat, ternyata:
▸ membahayakan Islam
▸ membahayakan kaum Muslimin
▸ membahayakan Dakwah
▸ membahayakan Salafiyyin Ahlussunnah wal Jama’aah

… akhirnya kemudian mengatakan, “Maksud saya bukan begitu .. maksud saya begini. Yang tadi itu, maksud saya begini.” Ya, Subhanallah. Nasi sudah menjadi bubur …

•••••
(•) Kajian Islam Ilmiah Makassar bertema: “Tetap Bersabar Di Atas Kebenaran” // Masjid Ikhtiar, Tamalanrea Makassar – Sulawesi Selatan // Sabtu-Ahad, 08-09 Shafar 1439H ~ 28-29 Okt. 2017M

📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net
————💎————
🔑 Arsip Fawaid Ilmiyah:
https://telegram.me/fawaidsolo
————💎————