BID’AHNYA MENINGGALKAN BEKERJA DENGAN SANGKAAN HAL ITU ADALAH SEBAGAI BENTUK TAWAKKAL

🌐 Klik ➡ UPDATE PEDULI BENCANA

💼🔥⛔
BID’AHNYA MENINGGALKAN BEKERJA DENGAN SANGKAAN HAL ITU ADALAH SEBAGAI BENTUK TAWAKKAL

✍🏻 Asy-Syaikh ‘Arafat bin Hassan al-Muhammadi حفظه اللّه

📃 al-Imam Ahmad pernah ditanya tentang suatu kaum yang mereka tidak bekerja dengan mengatakan, “Kami ini adalah orang-orang yang bertawakkal?”

Maka beliau pun berkomentar :
“Mereka itu mubtadi’ah (ahli bid’ah atau pelaku bid’ah).”

📚 Sumber :
Kitab Masail Ahmad bin Hanbal dari riwayat Ibnu Abil Fadhl Shalih halaman 529.

📖 Dan berkata Abu Bakr al-Khallal (wafat tahun 311 H) dalam (sunan beliau) [Bab Anjuran untuk Berdagang dan Berkarya halaman 4] : “Telah mengkhabarkan kepadaku Muhammad bin al-Husain bahwasannya al-Fadhl bin Ziyad telah memberitahukan kepada mereka (murid-murid beliau) dengan mengatakan:

“Aku pernah mendengar Abu ‘Abdillah (al-Imam Ahmad bin Hanbal) menyuruh untuk ke pasar (berdagang) dan mengatakan: “Betapa bagusnya al-Istighna’ (merasa cukup/tidak meminta-minta) kepada manusia.”

📝_Dan di halaman 107 ‘Abdullah bin Ahmad bin Hanbal mengatakan :
“Aku pernah mendengar ayahku mengatakan:

“al-Istighna’ (merasa cukup) dari manusia dengan mencari yakni dengan cara beramal (bekerja) itu lebih mengagumkan kami daripada duduk-duduk dan menunggu apa yang ada di tangan-tangan manusia.”

📜 Dan datang riwayat yang dikeluarkan oleh al-Imam al-Bukhari dalam Shahih beliau (no. 1523) dari jalan Ikrimah dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau mengatakan:

“Dahulu Ahlul Yaman (orang-orang Yaman), mereka berhaji dengan tanpa membawa bekal dan mengatakan: “Kami ini adalah orang-orang yang bertawakkal.” Maka ketika mereka sampai di Makkah, mereka meminta-minta kepada manusia, maka Allah ta’ala pun menurunkan ayat-Nya:

ۗ وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ ۚ {البقرة 197}

“Dan berbekallah, maka sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa.”
{QS. al-Baqarah: 197}

📠 Sumber: @Arafatbinhassan
——————————
(*) Bid’ah adalah membuat perkara baru (keyakinan, perbuatan atau ucapan) yang disandarkan kepada Islam yang pelakunya terancam neraka.
(*) Mubtadi’ah adalah para pelaku bid’ah.
(*) Tawakkal adalah berserah diri kepada Allah subhanahu wata’ala.

🕌🏡 al-Atsary Majalengka
●Channel Telegram salafymajalengka
◎◎◎◎◎◎◎◎◎
🌎 Publikasi ▶ FAWAID SOLO

●●●●●●●●●