Apakah seseorang mendapatkan pahala (keutamaan) lailatul qodar, meskipun dia tidak mengetahuinya?

📝Apakah seseorang mendapatkan pahala (keutamaan) lailatul qodar, meskipun dia tidak mengetahuinya?
▪︎▪︎▪︎▪︎

💎Fadhilatus Syaikh Allamah Ibnu Utsaimin rohimahulloh

Jawaban : iya, yang demikian tidak diragukan lagi.

👉Adapun pendapat sebagian ulama yang mengatakan bahwasanya tidak mendapatkan pahala (keutamaan) lailatul qodar kecuali bagi yang merasakan dan mengetahuinya, maka ini pendapat yang lemah sekali.

☑Karena Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang menegakkan (ibadah) pada malam lailatul qodar dalam keadaan iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya”
👆 di dalam hadits Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengatakan (dalam keadaan merasakan dan mengetahuinya).

◼ Seandainya hal tersebut adalah syarat untuk mendapatkan pahala dan keutamaan, pasti akan diterangkan oleh Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam.

[Syarhul Mumti’ lissyaikh Ibnu Utsaimin 6/495]

●Alihbahasa:
Ustadz Abu Falah حفظه الله
▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎
»Kunjungi || https://www.fawaidsolo.com/
»Channel Telegram || https://t.me/fawaidsolo

☆☆☆☆☆☆☆☆

فإن قال قائل: هل ينال الإنسان أجرها، وإن لم يعلم بها؟
فالجواب: نعم، ولا شك، وأما قول بعض العلماء إنه لا ينال أجرها إلا من شعر بها فقول ضعيف جداً؛ لأن النبي صلّى الله عليه وسلّم قال: «من قام ليلة القدر إيماناً واحتساباً» (1) ولم يقل عالماً بها، ولو كان العلم بها شرطاً في حصول هذا الثواب لبينه الرسول صلّى الله عليه وسلّم.